Oleh : M Ikhwanul M
|
|
Dewasa ini, begitu banyaknya hal-hal yang berkaitan dengan
masalah lingkungan hidup, yang tidak kita sadari masalah tersebut mengancam
keberadaan kita di dunia. Apabila masalah lingkungan ini terus berlanjut dan
tidak ada penanganan lebih lanjut terhadap masalah lingkungan yang terjadi saat
ini akan membahayakan kehidupan kita di bumi. Problema lingkungan yang terjadi saat
ini sedang hangat-hangatnya diperbincangkan oleh seantero masyarakat dunia,
yang semakin hari semakin memburuk keadaanya . Seluruh negara di dunia sedang
memikirkan cara untuk menuntaskan problema lingkungan ini agar terciptanya
negara yang berwawasan lingkungan. Setiap negara disibukkan dalam perbaikan
negaranya di pelbagai sektor khususnya lingkungan yang semakin hari semakin
buruk. Dimana-mana semua orang berbondong-bondong menggalakan program-program
lingkungan untuk menuntaskan masalah lingkungan ini. Masyarakat dunia
bahu-membahu dalam perbaikan dunia ke arah yang lebih baik. Sebenarnya
masalah-masalah lingkungan yang timbul saat ini tak lepas dari peran manusia
yang cenderung bersikap sesuai kehendaknya sendiri tidak memerhatikan keadaan
lingkungan sekarang. Bagaimana suatu bangsa bisa maju dalam usaha pembangunan
masyarakatnya dan perbaikan alamnya ke
arah yang lebih baik, jika masyarakatnya saja bertindak sesuai kehendaknya
sendiri tidak mematuhi aturan yang telah ada. Seperti, jangan membuang sampah
sembarangan, malahan mereka sengaja membuang sampah disembarang tempat tidak
melakukan pembalakan liar, dan mengeksploitasi sumber daya alam secara
berlebihan yang berakibat pada timbulnya bencana dan masalah lingkungan
lainnya.
Manusia dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya memerlukan sumberdaya alam, yang berupa tanah, air,
dan udara dan sumberdaya alam lain yang termasuk ke dalam sumberdaya alam yang
terbarukan maupun yang tak terbarukan. Intesitas pengolahan sumberdaya alam
untuk memenuhi kebutuhan hidup yang bertambah besar jumlahnya, ragam dan
mutunya itu telah mempercepat proses pemiskinan ataupun sekurang-kurangnya
mengganggu keseimbangan fungsi lingkungan hidup saat ini yang mengakibatkan
banyak timbul masalah-masalah lingkungan. Dengan meningkatnya kebutuhan hidup
manusia karena pertambahan jumlah penduduk dunia saat ini membuat alam banyak
dieksploitasi secara berlebih-lebihan. Sehingga, suatu saat nanti sumber daya
alam akan habis. Suatu bangsa bisa maju dilihat dari potensi alamnya yang melimpah
seperti Indonesia, jika ingin membangun masyarakatnya ke arah yang lebih baik,
maka masyarakatnya pun harus profesional dalam mengeksploitasi alam agar tidak
habis termakan zaman. Pengolahan sumberdaya alam dan pengelolaan lingkungan
seharusnya dilakukan dengan profesional dengan memerhatikan keadaan alam
sekitarnya, hal ini sesuai dengan hasil konferensi PBB tentang lingkungan hidup
yang diadakan di Stockholm Tahun 1972 dan suatu deklarasi lingkungan hidup
KTT Bumi di Rio de Janeiro Tahun 1992
yang menyapakati prinsip dalam pengambilan keputusan pembangunan suatu bangsa
harus memerhatikan dimensi lingkungan dan manusia serta KTT Pembangunan
Berkelanjutan di Johannesburg Tahun 2002 yang membahas dan mengatasi
kemerosotan kualitas lingkungan hidup. Apabila pengelolaan sumberdaya alam dan
lingkungan hidup yang tidak dilakukan sesuai dengan daya dukungnya dapat
menimbulkan adanya krisis pangan, krisis air, krisis energi dan lingkungan.
Secara umum dapat dikatakan bahwa hampir seluruh jenis sumberdaya alam dan
komponen lingkungan hidup di Indonesia cenderung mengalami penurunan kualitas
dan kuantitasnya dari waktu ke waktu karena terus dieksploitasi secara
berlebihan oleh masyarakat Indonesia, Jika tidak ingin terus bangsa ini
terperangkap dalam rantai kemiskinan maka masyarakatnya harus membantu bangsa
ini dalam pembangunan yang ke arah yang lebih baik dengan tidak lagi
mengeksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan karena itu semua hanya
menimbulkan masalah-masalah lingkungan yang menghambat bangsa ini dalam usaha
pembangunan. Pelaksanaan usaha pembangunan suatu bangsa akan berpengaruh pada
peningkatan penggunaan sumberdaya alam untuk menyokong pembangunan dan
timbulnya permasalaha-permasalahan dalam lingkungan hidup masyarakat. Dalam
pembangunan, sumber alam merupakan komponen yang penting karena sumber alam ini
memberikan kebutuhan asasi bagi kehidupan. Dalam penggunaan sumber alam,
hendaknaya keseimbangan ekosistem diperhatikan karena jika tidak dapat
membahayakan kehidupan umat. Harus dicari jalan keluar dalam hubungan timbal
balik antara proses pembangunan , penggalian sumberdaya, dan masalah
pengrusakan lingkungan hidup manusia. Adapun upaya-upaya yang bisa dilakukan
untuk menyokong terkait masalah ini, Ialah:
➢ Pencegahan dan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup bertujuan
untuk mencegah kerusakan atau pencemaran lingkungan dan pemulihan kualitas
lingkungan yang rusak akibat pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan dalam
menyokong pembangunan suatu bangsa.
➢ Peningkatan peranan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya
alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup agar timbul kepedulian pihak-pihak
yang berkepentingan pengelolaan sumber daya alam ini.
➢ Penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku perusak lingkungan lebih
dipertegas dan diperberat karena peraturan perundang-undangan yang sekarang
sangat lemah agar para pelaku tersebut jera atas perilaku yang ia lakukan.
Itulah upaya-upaya yang bisa dilakukan agar terciptanya
pembangunan negara berwawasan lingkungan yang memerhatikan keadaan alamnya itu
sendiri. Sehingga, tidak ada lagi masalah-masalah lingkungan yang timbul yang
mengancam kehidupan manusia di bumi.]
Dari pemaparan
diatas penulis bisa menyimpulkan bahwa begitu banyaknya masalah lingkungan yang
disebabkan oleh manusia itu sendiri, jika
perilaku manusia ini bisa
diubah maka akan tercipta negara yang
berwawasan lingkungan yang didambakan setiap masyarakat dunia. Amin.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Internet :
http://www.artikellingkunganhidup.com
Sumber Buku :
Baiquni, M dan
Susilawardani. 2002. Pembangunan yang tidak Berkelanjutan, Refleksi Kritis
Pembangunan Indonesia.Yogyakarta: Transmedia Global Wacana.

0 komentar:
Post a Comment