Dibawah ini beberapa ahli ekonomi dunia yang membuat perekonomian sekarang ini makin melesat jauh menembus angkasa.
1. Abraham Maslow (1908 – 1970)
Teorinya yang sangat terkenal sampai dengan hari
ini adalah teori tentang Hierarchy of Needs atau Hirarki Kebutuhan.
2. Adam Smith (5 Juni 1723 – 17 Juli 1790)
Seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang
menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Karyanya yang terkenal adalah buku An
Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The
Wealth of Nations) pada tahun 1776. Dalam buku ini ia menyatakan bahwa kemajuan
manusia dan tatanan sosial suatu masyarakat akan tercipta apabila setiap
individu yang ada di dalamnya mengejar kepentingannya sendiri-sendiri.
3. Alfred Marshall (26 Juli 1842 – 13 Juli 1924)
Alfred Marshall bapak ilmu ekonomi Neoklasik (1890)
dan terkenal sebagai tokoh ekonomi saat itu dan salah satu tokoh yang paling
berpengaruh. Dia menulis beberapa traktat perdagangan internasional dan masalah
proteksionisme. Lalu, pada tahun 1879, ia mengumpulkan makalah-makalah yang
pernah dibuatnya dalam satu buku berjudul The Pure Theory of Foreign Trade: The
Pure Theory of Domestic Values. Ia juga menulis buku Principle of Economics tahun
1891.
Menurut Marshall, selain oleh biaya-biaya, harga
juga dipengaruhi oleh unsur subjektif lainnya, baik dari pihak konsumen maupun
dari pihak produsen.
Unsur subjektif yg mempengaruhi harga dari pihak
konsumen, misalnya pendapatan (daya beli). Dari pihak produsen mungkin keadaan
keuangan perusahaan.
Bagi Marshall harga terbentuk sebagai integrasi dua
kekuatan dipasar : penawaran dari pihak produsen dan permintaan dari pihak
konsumen.
4. Amartya Sen (3 November 1933)
Seorang ekonom India yang menjadi terkenal karena
karyanya tentang kelaparan, teori perkembangan manusia, ekonomi kesejahteraan,
mekanisme dasar dari kemiskinan, dan liberalisme politik. Ia menerima
Penghargaan Nobel dalam bidang ekonomi atas karyanya dalam ekonomi
kesejahteraan pada 1998 dan Bharat Ratna pada 1999. Pada 2003, ia dianugerahi
Penghargaan Keberhasilan Seumur Hidup (Lifetime Achievement Award) oleh Kamar
Dagang India.
5. Anders Chydenius (26 February 1729 – 1 February 1803)
Anders Chydenius menulis buku The National Gain
pada 1765 yang menerangkan ide tentang kemerdekaan dalam perdagangan dan
industri dan menyelidiki hubungan antara ekonomi dan masyarakat dan meletakkan
dasar liberalism, sebelas tahun sebelum Adam Smith menulis hal yang sama namun
lebih komprehensif dalamThe Wealth of Nations. Menurut Chydenius, democracy,
kesetaraan dan penghormatan pada hak asasi manusia adalah jalan satu-satunya
untuk kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh anggota masyarakat.
6. Arthur Cecile Pigou (18 November 1877 – 7 March 1959)
A.C Pigou dikenal sebagai bapak ilmu ekonomi
kesejahteraan modern, yang mempelajari bagaimana membuat ekonomi beroperasi
dengan lebih efisien serta ketidaksesuaian (trade offs) antara efisiensi dan
keadilan (equity)
Kontribusi ekonomi yang utama dari Pigou di bagi
menjadi dua kategori. Pertama analisisnya mengenai eksternalitas yang
memberikan landasan bagi keuangan publik modern, ekonomi lingkungan dan ekonomi
kesejahteraan. Kedua, Pigou adalah lawan utama dari revolusi makroekonomi yang
dimulai oleh Keyness.
Pigou adalah orang pertama yang mengemukakan konsep
real balance effect. Kemudian dikenal dengan dampak Pigou (Pigou Effect).
Dampak Pigou adalah sutu stimulasi kesempatan kerja
yang disebabkan oleh meningkatnya nilai ril dari kekayaan likuid sebagai
konsekuensi dari turunnya harga-harga. Sewaktu nilai kekayaan ril naik, maka
konsumsi akan naik, yang berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan
terbukanya kesempatan kerja baru.
7. Arthur Lewis (1954)
Pembahasannya lebih pada proses pembangunan antara
daerah kota dan desa, diikuti proses urbanisasi antara kedua tempat tersebut.
Selain itu teori ini juga mengulas model investasi dan sistem penetapan upah
pada sistem modern yang juga berpengaruh pada arus urbanisasi yang ada. Lewis
mengasumsikan bahwa perekonomian suatu negara pada dasarnya terbagi menjadi dua
: yaitu perekonomian tradisional dan perekonomian industri.
8. Bertil Ohlin (23 April 1899 – 3 August 1979)
Ohlin mengembangkan suatu model matematika standar
perdagangan bebas internasional bersama dengan Eli Heckscher. Kemudian model
tersebut dinamakan model Heckscher-Ohlin.Ia dianugerahi Nobel Memorial Prize
dalam Ilmu Ekonomi pada tahun 1977 bersama dengan ekonom James Meade Inggris
atas kontribusi pathbreaking mereka pada teori perdagangan internasional dan
pergerakan kapital internasional.
9. Bruno Hildebrand (1848)
Terjadi Evolusi dalam masyarakat. Membagi
pertumbuhan ekonomi atas 3 tahap berdasarkan alat tukar yang digunakan dalam
perdagangan :Perekonomian Barter (Natura), Perekonomian Uang, Perekonomian
Kredit
10. Christopher Albert Sims (21 October 1942)
Peraih nobel ekonomi tahun 2011 untuk penelitian
empiris mereka pada sebab dan akibat dalam makroekonomi.
11. Christopher A. Pissarides (20 February 1948)
Ia seorang ahli ekonomi dari London School of
Economics, Inggris yang mendapat Penghargaan Nobel untuk bidang Ekonomi tahun
2010 bersama-sama dengan Peter A. Diamond dan Dale T. Mortensen untuk
kontribusi mereka di bidang makroekonomi yang dikenal sebagai teori gesekan
pada saat mencari lapangan pekerjaan bagi para penganggur.
12. Clive William John Granger (September 4, 1934 – May 27, 2009)
Ia adalah seorang ekonom Inggris, yang mengajar di
Inggris di University of Nottingham dan di Amerika Serikat di University of
California, San Diego. Pada tahun 2003, Granger dianugerahi Nobel Memorial
Prize dalam Ilmu Ekonomi, dalam pengakuan bahwa ia dan rekan-pemenang, Robert
F. Engle, telah membuat penemuan dalam analisis data time series yang telah
berubah secara fundamental cara di mana ekonom menganalisis keuangan dan data
makroekonomi.
13. Dale T. Mortensen
Dale T. Mortensen (lahir di Amerika Serikat, 2
Februari 1939; umur 72 tahun) adalah seorang ahli ekonomi dari Northwestern
University, Amerika Serikat yang mendapat Penghargaan Nobel untuk bidang
Ekonomi tahun 2010 bersama-sama dengan Peter A. Diamond dan Christopher A.
Pissarides untuk kontribusi mereka di bidang makroekonomi yang dikenal sebagai
teori gesekan pada saat mencari lapangan pekerjaan bagi para penganggur.
14. Daniel Kahneman
Daniel Kahneman (lahir 5 Maret 1934; umur 77 tahun)
ialah psikolog Amerika Serikat kelahiran Israel. Karya Kahneman terutama di
bidang psikologi; namun ia menerima Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi
untuk mengenang Alfred Nobel 2002 dengan kolaboratornya Amos Tversky dari
Universitas Ibrani (yang meninggal pada 1996). Hadiah itu dianugerahkan “untuk
pengintegrasian wawasan dari penelitian psikologi ke dalam ilmu ekonomi,
khususnya yang berkenaan dengan pendapat manusia dan pengambilan keputusan di
bawah ketidakpastian.” Kahneman berpendapat bahwa orang berpikir untung-rugi,
namun di masa pendek. Ketakutan rugi lebih besar dari untung.
15. Daniel Little Mcfadden
Daniel Little McFadden dan James Joseph Heckman
berbagi penghargaan untuk tahun 2000 untuk pekerjaannya di bidang mikroekonometri.
McFadden mendirikan laboratorium ekonometri di University of California,
Berkeley, Amerika Serikat.
Download e-book nya, Klik DISINI

0 komentar:
Post a Comment