Friday, February 14, 2014

Beberapa Ahli Ekonomi Dunia

Dibawah ini beberapa ahli ekonomi dunia yang membuat perekonomian sekarang ini makin melesat jauh menembus angkasa.

1. Abraham Maslow (1908 – 1970)

Teorinya yang sangat terkenal sampai dengan hari ini adalah teori tentang Hierarchy of Needs atau Hirarki Kebutuhan.

2. Adam Smith (5 Juni 1723 – 17 Juli 1790)

Seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Karyanya yang terkenal adalah buku An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) pada tahun 1776. Dalam buku ini ia menyatakan bahwa kemajuan manusia dan tatanan sosial suatu masyarakat akan tercipta apabila setiap individu yang ada di dalamnya mengejar kepentingannya sendiri-sendiri.

3. Alfred Marshall (26 Juli 1842 – 13 Juli 1924)

Alfred Marshall bapak ilmu ekonomi Neoklasik (1890) dan terkenal sebagai tokoh ekonomi saat itu dan salah satu tokoh yang paling berpengaruh. Dia menulis beberapa traktat perdagangan internasional dan masalah proteksionisme. Lalu, pada tahun 1879, ia mengumpulkan makalah-makalah yang pernah dibuatnya dalam satu buku berjudul The Pure Theory of Foreign Trade: The Pure Theory of Domestic Values. Ia juga menulis buku Principle of Economics tahun 1891.

Menurut Marshall, selain oleh biaya-biaya, harga juga dipengaruhi oleh unsur subjektif lainnya, baik dari pihak konsumen maupun dari pihak produsen.

Unsur subjektif yg mempengaruhi harga dari pihak konsumen, misalnya pendapatan (daya beli). Dari pihak produsen mungkin keadaan keuangan perusahaan.

Bagi Marshall harga terbentuk sebagai integrasi dua kekuatan dipasar : penawaran dari pihak produsen dan permintaan dari pihak konsumen.

4. Amartya Sen (3 November 1933)

Seorang ekonom India yang menjadi terkenal karena karyanya tentang kelaparan, teori perkembangan manusia, ekonomi kesejahteraan, mekanisme dasar dari kemiskinan, dan liberalisme politik. Ia menerima Penghargaan Nobel dalam bidang ekonomi atas karyanya dalam ekonomi kesejahteraan pada 1998 dan Bharat Ratna pada 1999. Pada 2003, ia dianugerahi Penghargaan Keberhasilan Seumur Hidup (Lifetime Achievement Award) oleh Kamar Dagang India.

5. Anders Chydenius (26 February 1729 – 1 February 1803)

Anders Chydenius menulis buku The National Gain pada 1765 yang menerangkan ide tentang kemerdekaan dalam perdagangan dan industri dan menyelidiki hubungan antara ekonomi dan masyarakat dan meletakkan dasar liberalism, sebelas tahun sebelum Adam Smith menulis hal yang sama namun lebih komprehensif dalamThe Wealth of Nations. Menurut Chydenius, democracy, kesetaraan dan penghormatan pada hak asasi manusia adalah jalan satu-satunya untuk kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh anggota masyarakat.

6. Arthur Cecile Pigou (18 November 1877 – 7 March 1959)

A.C Pigou dikenal sebagai bapak ilmu ekonomi kesejahteraan modern, yang mempelajari bagaimana membuat ekonomi beroperasi dengan lebih efisien serta ketidaksesuaian (trade offs) antara efisiensi dan keadilan (equity)

Kontribusi ekonomi yang utama dari Pigou di bagi menjadi dua kategori. Pertama analisisnya mengenai eksternalitas yang memberikan landasan bagi keuangan publik modern, ekonomi lingkungan dan ekonomi kesejahteraan. Kedua, Pigou adalah lawan utama dari revolusi makroekonomi yang dimulai oleh Keyness.

Pigou adalah orang pertama yang mengemukakan konsep real balance effect. Kemudian dikenal dengan dampak Pigou (Pigou Effect).

Dampak Pigou adalah sutu stimulasi kesempatan kerja yang disebabkan oleh meningkatnya nilai ril dari kekayaan likuid sebagai konsekuensi dari turunnya harga-harga. Sewaktu nilai kekayaan ril naik, maka konsumsi akan naik, yang berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan terbukanya kesempatan kerja baru.

7. Arthur Lewis (1954)

Pembahasannya lebih pada proses pembangunan antara daerah kota dan desa, diikuti proses urbanisasi antara kedua tempat tersebut. Selain itu teori ini juga mengulas model investasi dan sistem penetapan upah pada sistem modern yang juga berpengaruh pada arus urbanisasi yang ada. Lewis mengasumsikan bahwa perekonomian suatu negara pada dasarnya terbagi menjadi dua : yaitu perekonomian tradisional dan perekonomian industri.

8. Bertil Ohlin (23 April 1899 – 3 August 1979)

Ohlin mengembangkan suatu model matematika standar perdagangan bebas internasional bersama dengan Eli Heckscher. Kemudian model tersebut dinamakan model Heckscher-Ohlin.Ia dianugerahi Nobel Memorial Prize dalam Ilmu Ekonomi pada tahun 1977 bersama dengan ekonom James Meade Inggris atas kontribusi pathbreaking mereka pada teori perdagangan internasional dan pergerakan kapital internasional.

9. Bruno Hildebrand (1848)

Terjadi Evolusi dalam masyarakat. Membagi pertumbuhan ekonomi atas 3 tahap berdasarkan alat tukar yang digunakan dalam perdagangan :Perekonomian Barter (Natura), Perekonomian Uang, Perekonomian Kredit

10. Christopher Albert Sims (21 October 1942)

Peraih nobel ekonomi tahun 2011 untuk penelitian empiris mereka pada sebab dan akibat dalam makroekonomi.

11. Christopher A. Pissarides (20 February 1948)

Ia seorang ahli ekonomi dari London School of Economics, Inggris yang mendapat Penghargaan Nobel untuk bidang Ekonomi tahun 2010 bersama-sama dengan Peter A. Diamond dan Dale T. Mortensen untuk kontribusi mereka di bidang makroekonomi yang dikenal sebagai teori gesekan pada saat mencari lapangan pekerjaan bagi para penganggur.

12. Clive William John Granger (September 4, 1934 – May 27, 2009)

Ia adalah seorang ekonom Inggris, yang mengajar di Inggris di University of Nottingham dan di Amerika Serikat di University of California, San Diego. Pada tahun 2003, Granger dianugerahi Nobel Memorial Prize dalam Ilmu Ekonomi, dalam pengakuan bahwa ia dan rekan-pemenang, Robert F. Engle, telah membuat penemuan dalam analisis data time series yang telah berubah secara fundamental cara di mana ekonom menganalisis keuangan dan data makroekonomi.

13. Dale T. Mortensen

Dale T. Mortensen (lahir di Amerika Serikat, 2 Februari 1939; umur 72 tahun) adalah seorang ahli ekonomi dari Northwestern University, Amerika Serikat yang mendapat Penghargaan Nobel untuk bidang Ekonomi tahun 2010 bersama-sama dengan Peter A. Diamond dan Christopher A. Pissarides untuk kontribusi mereka di bidang makroekonomi yang dikenal sebagai teori gesekan pada saat mencari lapangan pekerjaan bagi para penganggur.

14. Daniel Kahneman

Daniel Kahneman (lahir 5 Maret 1934; umur 77 tahun) ialah psikolog Amerika Serikat kelahiran Israel. Karya Kahneman terutama di bidang psikologi; namun ia menerima Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel 2002 dengan kolaboratornya Amos Tversky dari Universitas Ibrani (yang meninggal pada 1996). Hadiah itu dianugerahkan “untuk pengintegrasian wawasan dari penelitian psikologi ke dalam ilmu ekonomi, khususnya yang berkenaan dengan pendapat manusia dan pengambilan keputusan di bawah ketidakpastian.” Kahneman berpendapat bahwa orang berpikir untung-rugi, namun di masa pendek. Ketakutan rugi lebih besar dari untung.

15. Daniel Little Mcfadden


Daniel Little McFadden dan James Joseph Heckman berbagi penghargaan untuk tahun 2000 untuk pekerjaannya di bidang mikroekonometri. McFadden mendirikan laboratorium ekonometri di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Download e-book nya, Klik DISINI

If You Like This Post, Share it With Your Friends

0 komentar: